Selamat datang peserta didik 2019-2020 Ang.28

Selamat datang peserta didik 2019-2020 Ang.28

smktelkomjakarta | 15/7/2019 Upacara bendera senin pagi yang dipimpin kepala Sekolah Putut Purwanto S.Mb berlangsung khidmat. Dengan hadirnya peserta didik baru angkatan 28 memberikan nuansa baru di lingkungan SMK Telkom Jakarta.

Sebanyak 494 peserta didik baru kelas X yang masih menggunakan seragam asal SMP masing-masing hari ini melakukan kegiatan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) akan berlangsung selama 4 hari.

“Kita meyakini apapun tantangan masa depan hanya dapat diselesaikan metode RELIGIUS, Religi agama kita masing-masing” tegas kepala sekolah sebagai pembina upacara yang sekaligus beberapa hari lagi akan melaksanakan ibadah Haji di tahun 2019.

8 Guru ikuti Coding Teacher Academy (CTA)

8 Guru ikuti Coding Teacher Academy (CTA)

Program Coding Teacher Academy (CTA) merupakan program pelatihan peningkatan kompetensi bagi 2.000 guru bidang TIK yang mengajar di SMK, SMA, Madrasah Aliyah dan SMALB negeri dan swasta. Program CTA bertujuan untuk meningkatkan kompetensi teknis dalam bidang pemrograman sehingga guru dapat mendidik dan mengajarkan kompetensinya kepada siswa/siswi di tempatnya mengajar. Program ini terbuka bagi PNS dan Non PNS.

Penyelenggaraan program CTA berlangsung selama 70 jam pelajaran yang meliputi kegiatan pelatihan online dan offline. Dalam penyelenggaraan program Coding Teacher Academy, Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerjasama dengan global tech company untuk menyediakan Kurikulum, Silabus, Modul dan Instruktur. Lembaga Pelatihan Kementerian Komunikasi dan Informatika (BPPTIK Cikarang, Pusdiklat Jakarta, Pustiknas Tangerang Selatan dan STMM Yogyakarta) berperan menjadi penyedia sarana dan prasarana.

Diharapkan dengan terselenggaranya program CTA ini,maka akan mampu mengurangi angka pengangguran dengan memberikan kemampuan bagi siswa siswi SMK, SMA, Madrasah Aliyah dan SMALB untuk mampu memenuhi kebutuhan tenaga terampil di bidang teknologi. Kementerian Komunikasi dan Informasi dalam hal ini berupaya untuk menciptakan ekosistem seimbang untuk memaksimalkan peran triple helix (instansi pemerintahan, sektor privat, dan institusi pendidikan) untuk menjadi fasilitator dan akselerator pendukung ekonomi digital.

Kegiatan ini dilaksanakan pada 1 Juli hingga 19 Juli 2019

Simulasi UNBK Tahun 2018, Peserta Didik Siap Tempur

Simulasi UNBK Tahun 2018, Peserta Didik Siap Tempur

Jakarta | SMK Telkom Jakarta, Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) disebut juga Computer Based Test (CBT) adalah sistem pelaksanaan ujian nasional dengan menggunakan komputer sebagai media ujiannya. Dalam pelaksanaannya, UNBK berbeda dengan sistem ujian nasional berbasis kertas atau Paper Based Test (PBT) yang selama ini sudah berjalan.

Penyelenggaraan UNBK saat ini menggunakan sistem semi-online yaitu soal dikirim dari server pusat secara online melalui jaringan (sinkronisasi) ke server lokal (sekolah), kemudian ujian siswa dilayani oleh server lokal (sekolah) secara offline. Selanjutnya hasil ujian dikirim kembali dari server lokal (sekolah) ke server pusat secara online (upload).

Putut Purwanto S.Mb Kepala Sekolah SMK Telkom Jakarta didampingi kepala Administrasi Drs.H.Dading SA memberikan arahan langsung kepada peserta didik kelas XII dan mengecek kesiapan panitia penyelenggara, agar pelaksanaan UNBK nantinya berjalan dengan baik.

KRISNHA WAKA SMK TELKOM JAKARTA PERINGKAT KE-2 DALAM TEST ASESOR BIDANG TKJ

KRISNHA WAKA SMK TELKOM JAKARTA PERINGKAT KE-2 DALAM TEST ASESOR BIDANG TKJ

Waka Sarana dan Prasarana SMK Telkom Jakarta Krisnha Prasetyo S minggu lalu baru menerima sertifikat karena prestasi meraih rangking ke 2 hasil ujian Asesor Kompetensi Bidang TKJ yang diselenggarakan P2KGK oleh badan pelatihan guru LSP di bawah BNSP yang diikutinya pada tanggal 18 s/d 22 September 2017.  Guru satu ini tercatat memiliki sederet  prestasi diantaranya prestasi yang disandangnya adalah Guru Berprestasi Yayasan Pendidikan Telkom.

Dalam pelatihan untuk Asesor Kompetensi Bidang TKJ yang diikuti kurang lebih 100  guru-guru TKJ se Jakarta Barat , nama Krisnha Prasetyo memang terbaik di kelasnya menurut instruktur dan ternyata hasil ujian seluruh peserta menunjukkan guru yang murah senyum dan ramah ini menduduki peringkat ke 2.

Bagi pembaca yang penasaran ingin tahu  prestasi  guru  SMK Telkom Jakarta ini, kami sajikan resume prestasi yang bersangkutan.

  1. S2 Manajemen Telekomunikasi – Univ Mercubuana ( IPK. 3,89 )
  2. S1Teknik Elektronika – Universitas Negeri Jakarta (  IPK. 3,29 )
  3. Pelatihan Asesor Kompetensi TKJ -Teknik Komputer dan Jaringan- dari P2KGK BNSP
  4. Beasiswa Pelatihan Teacher Training Program Certificate Mandarin House Beijing China dari kemdikbud
  5. Pelatihan CISCO Instruktur NETWORKING IT Essensiall dari Univ. Gajah Mada
  6. Pelatihan Instruktur Mikrotik MTCNA Internasional
  7. Pelatihan Instruktur Mikrotik MTCRE Internasional
  8. Pelatihan Instruktur CISCO NETWORKING EXPLORATION Routing Protocol dari Univ. Gajah Mada
  9. Pelatihan Instruktur CISCO NETWORKING EXPLORATION Network Fundamental dari UGM
  10. Beasiswa Modern Technology Information spesialis jaringan komputer – Landesstelle Hessen di Jerman
  11. Beasiswa Pelatihan ECDL ( European Computer Driving License ) di Jerman
  12. Pelatihan Pra Cisco Networking VEDC MALANG dengan predikat terbaik
  13. Pelatihan Web Design P3GT Cimahi dengan predikat terbaik
  14. Pembicara Seminar Cisco, Networking & Internet  di STMIK Bani Saleh Bekasi
  15. Narasumber pelatihan Network Operating System dari SMK Telkom Jakarta
  16. Narasumber pelatihan Windows 2003 Server dari Puslatdikjur Jakarta Pusat
  17. Pembicara Seminar ICT di Sekolah Tinggi Tarakanita
  18. Juara 1 Nasional LKG  Seluruh Indonesia dari KEMDIKBUD
  19. Piagam Penghargaan Juara 1 Nasional LKG  Seluruh Indonesia dari YPT
  20. Sertifikat Apresiasi Launching Telkom School
  21. Juara 1 Guru Berprestasi tingkat SMK Telkom Seluruh Indonesia
  22. Sertifikat Penyusun Naskah UN Produktif Tingkat Nasional
  23. Dosen Pembimbing Mahasiswa Teknik Elektro Telkom University
  24. Satgas pembentukan SMK Telkom Bandung sebagai seksi penyiapan kurikulum
  25.  Sertifikat Pembimbing OSTN bidang ICT tingkat Propinsi
  26. Sertifikat Pembimbing Lomba Networking Support tingkat Propinsi
  27. Sertifikat Pembimbing Nasional Bidang Telekomunikasi
  28. Sertifikat pembimbing  lomba Telekomunikasi tingkat nasional
  29. Sertifikat pembimbing lomba NEDCOM STT Telkom Bandung

Selamat Bapak Krisnha semoga semangatmu bisa diikuti oleh guru-guru lainnya (BR)

 

sumber : http://telkomschools.sch.id/web/

MACHINES OUT OF PUPIL

MACHINES OUT OF PUPIL

Talking of the modern day education, one feels proud; of saying yes I am an educated person. Formally or informally all of us are educated. Education is the equipping with knowledge. The overall development of mind, body and soul is the real education.

For me, education means to inspire people to live more abundantly, to learn to begin with life as they find it and make it better.

Of all the virtue, our education system has developed into mere schooling now. New trends are being developed which are far more a baloney that boon.

Our education is confined to schools and colleges. It has become a process of spoon feeding. “Spoon feeding in the long run teaches us nothing but the shape of the spoon”. We are being fed with facts and knowledge. Not art, not books, but life itself is the true basis of teaching and learning. Cramming of facts and dates, hi-fi mathematical formulas, theories and doctrines should be at college levels when one has chosen his area of interest. What will the history pay a doctor or a mathematician, or medical terms to a historian?

An art can only be learned from a workshop of those who are earning their bread from it. Modern education has spread more ignorance than knowledge. Most of the women even don’t know, where, the fabric they are wearing, came from. The word “How” is missing in our world which causes ignorance.

Education… has produced a vast population able to read but unable to distinguish what is worth reading.

All education is bad which is not self-education. Presently, children after school are sent to tuitions. This is a clear question mark on the ability of school teacher. Homework tutorials are mushrooming up in our society. Students are thought of like they can’t do anything on their own and so are sent even to do the homework. Our schoolings got a lot of loop-holes. They guide us through a well catered pathway which finally leads to professionalism. Homework is a waste of time, if it is to repeat class work done today or to be repeated as class work to be done tomorrow.

Our schooling does not leave us with time to get educated. Mark Twain once said that “I have never let my schooling interfere with my education”. Our child’s normal routine has become to wake up early, brush up their minds with light reading, go to school, then go to tuition and finally come home and do the homework.

Finally our education is producing machines out of pupil. They read books, they speak books and they do books. Discussing in class lead to complications, which remains as confusions for a life time if left untreated. Discussion in class, which means letting twenty young blockheads and two cocky neurotics discuss something that neither their teacher nor they know.

So, it’s a matter of debate that our education system is fallacious or fair…

Page 1 of 3123